Mata saya selalu berbinar-binar setiap kali melihat seorang ayah menggendong anaknya saat di tempat umum, misalnya di pusat perbelanjaan. Di sampingnya, sang istri menemani. Ditambah dengan anaknya yang lain, jika memang anaknya lebih dari satu. Saya suka sekali dengan family man. Laki-laki yang mencintai keluarganya. Sesibuk dan sehebat apapun pekerjaannya, laki-laki ini tetap memiliki waktu dengan keluarga dan sangat menikmati perannya sebagai ayah, suami, ataupun anak. Bagi saya, family man sungguh keren dan ganteng (meski aslinya laki-laki itu kurang layak untuk dikategorikan ganteng, hehe...)

Saya pernah mendengar cerita dari seorang trainer ternama yang juga family man, sebut saja Pak A. Ia dengan senang hati menyuapi, bermain, bercanda dan melakukan aktivitas lain bersama anaknya. Baginya ini sebuah kebahagiaan. Pernah suatu kali, ada trainer lain yang melihat Pak A sedang bermain kejar-kejaran dan menyuapi anaknya. Ia kemudian berkata, "Pak A, nggak malu main kejar-kejaran dan menyuapi anak? Bapak kan trainer ternama? Nanti apa komentar orang?"
Pak A menjawab, "Untuk apa saya mesti malu? Memangnya ada yang salah? Inilah saya yang sebenarnya. Saya mencintai keluarga saya." Pak A justru kasihan dengan trainer tersebut yang memisahkan keluarga dari pekerjaannya dan mementingkan komentar orang lain. Yang seolah-olah reputasinya akan hancur "hanya" dengan menyuapi anak. Padahal sejatinya keberhasilan utama bagi seseorang adalah keluarga. Big boss yang dihormati oleh anak buahnya dan memiliki banyak perusahaan, nol besar nilainya jika istri dan anaknya tidak menghormatinya. Omong kosong kebesaran namanya sebagai bos, jika keluarganya tidak merasakan ada dan tiadanya (kecuali hanya dari sisi materi).
Ah, saya jadi melamun...membayangkan kehadiran family man dalam hidup saya. Laki-laki yang menjadi ayah bagi anak-anak saya. Tidak malu jika harus melakukan hal yang lazimnya dilakukan oleh si ibu. Meluangkan waktu dan perhatian sesibuk apapun aktivitasnya. Semoga Allah menyisakan satu family man-nya untuk saya... :D
Ini cerita saya tentang family man. Mana ceritamu?
Family Man
11.27 |
Label:
Celoteh Saya
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)






0 komentar:
Poskan Komentar